Dunia sedang dihebohkan tentang sebuah fenomena 'Virus Zika' yang menyerang Brazil. Virus Zika telah ditetapkan sebagai ancaman kesehatan global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Beberapa teori konspirasi mulai meramaikan informasi di media online hingga memperkeruhkan suasana. Berikut ini adalah beberapa teori konspirasi yang beredar.
Virus Zika Ciptaan Bill Gates.
Menurut laporan Kremlin sebagaimana diberitakan situs Your News Wire, Kamis (04/02) kemarin, Virus Zika adalah senjata biologis yang menggunakan nyamuk GMO (genetically modified/rekayasa genetika) untuk menyebarkan ‘penyakit masa depan’, dan Bill Gates adalah sosok yang bertanggung-jawab dibalik rekayasa genetik nyamuk pembawa virus Zika tersebut.
sumber: https://web.archive.org/web/20160211094502/http://arrahmahnews.com/2016/02/06/terungkap-virus-zika-adalah-senjata-biologis-ciptaan-bill-gates/
Yayasan Rockefeller Pemilik Hak Paten Virus Zika.
Virus Zika ternyata merupakan milik Yayasan Rockefeller, yang juga memegang hak paten dan kepemilikan virus tersebut. Yang mengherankan, situs ATCC juga menjual virus Zika tersebut kepada siapa saja yang hendak membelinya, dengan harga sekitar €599.00 atau sekitar Rp. 9 juta rupiah saja.
sumber:resistensia.org/internasional/virus-zika-milik-siapa/
http://www.lgcstandards-atcc.org/products/all/VR-84.aspx?geo_country=es#history
Hoax Atau Fakta dan Jawabanya Hoax berikut penjelasan nya.
'Virus zika bukan rekayasa genetika yang diciptakan oleh Rothschild atau Rockefeller.'
Sebuah teori konspirasi menyebutkan keluarga Rothschild atau Rockefeller bertanggung jawab untuk penyebaran virus Zika. Teori ini dihembuskan oleh situs konspirasi, Collective Evolution. Situs web ini mengklaim bahwa Rockefeller Foundation "memiliki hak paten pada virus", dan sedang dijual diseluruh dunia.
ATCC tidak memiliki hak paten, mereka sebenarnya sumber daya medis yang sangat berguna, untuk menyimpan dan mendistribusikan mikroorganisme dan bahan lain untuk kepentingan sebuah perusahaan dan peneliti lain untuk memeriksa dan membangun pengetahuan yang ada.
'Zika juga bukan hasil ciptaan Oxitec, yang didanai oleh Bill dan Melinda Gates Foundation.'
Sebuah perusahaan Inggris bernama Oxitec sedang menguji nyamuk rekayasa genetika untuk menghentikan penyebaran virus Zika dan penyakit lainnya. Perusahaan ini didanai oleh Bill dan Melinda Gates. Foundation.
Informasi ini diketahui dari kertas yang menunjukkan bahwa Oxitec sedang menguji sebuah proposal untuk melepaskan nyamuk rekayasa genetik yang membunuh anak-anak mereka dan menggunakannya untuk mengurangi jumlah nyamuk yang berbahaya di alam liar.
Konspirasi mulai muncul disebuah posting Reddit yang menunjukkan wilayah nyamuk yang dirilis berkorelasi dengan wilayah penyebaran Virus Zika yang menunjuk ke sebuah kota yang disebut Juazeiro di Brasil. Tapi, posting Reddit yang menunjukkan Juazeiro adalah sebuah kesalahan hingga 300 KM jauhnya. Hingga saat ini wilayah Juazeiro tidak menjadi wilayah penyebaran Virus zika.
'Memang benar ada nyamuk hasil rekayasa genetik di Brazil.'
Para ahli telah mencoba untuk menciptakan nyamuk rekayasa genetik untuk memerangi Zika dan virus lainnya yang terkait. Uji coba Oxitec adalah nyata, dan hanya salah satu bagian dari berbagai proyek untuk mencoba dan melawan virus Zika.
Selain teori konspirasi diatas, beberapa isu tentang zika telah banyak beredar di media online.
'Virus zika tidak menyebar dengan mekanisme populasi yang terkontrol'
Sebuah gagasan bahwa Zika sedang digunakan untuk menjaga jumlah populasi manusia menjadi turun agar lebih tertata rapi, telah menyebar oleh teori konspirasi yang cukup populer. Tapi itu tidak masuk akal, bahkan oleh logika sekalipun.
Sekitar 80 persen dari orang-orang yang terjangkit virus zika tidak pernah mengalami gejala-gejala flu akut: demam, sakit kepala, dan sebagainya.
Yang perlu dikuatirkan adalah zika telah menyerang wanita hamil. Bayi yang akan mereka lahirkan bisa menyebabkan microcephaly, atau kepala kecil yang abnormal, yang dapat menyebabkan masalah besar di kemudian hari. Bahkan virus Zika tidak membunuh bayi dan orang tua, atau menurunkan tingkat kesuburan wanita secara langsung.
'Virus ini tidak diciptakan agar perusahaan farmasi bisa menjual vaksin atau obat penawarnya'
Cerita itu sudah klasik ketika ada sebuah virus yang merebak, maka perusahaan farmasi akan memanfaatkannya untuk mencari keuntungan. Cerita itu selalu ada ketika wabah menyerang sebuah wilayah, maka dengan cepatnya vaksin akan muncul dan digembar-gemborkan sebagai obat penawarnya, lalu pemerintah setempat akan membelinya.
Cerita itu memang benar, ketika wabah besar menyerang suatu wilayah, maka para ahli akan bertindak cepat untuk membuat vaksin penawarnya. Namun itu bukan semata hanya mencari keuntungan finansial, apalagi sengaja menyebarkan virus lalu menjual penawarnya.
'Virus zika belum terlalu terbukti menyebabkan Microcephaly'
Salah satu klaim yang cukup mempengaruhi informasi dari teori konspirasi adalah bahwa bayi yang lahir dengan microcephaly, atau kepala kecil yang abnormal, tidak berhubungan dengan Zika.
Memang benar, zika belum benar-benar terbukti penyebab microcephaly. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hubungan kausal antara infeksi Zika dengan selama kehamilan dan microcephaly diduga kuat mengandung korelasi, meskipun belum terbukti secara ilmiah.
Bukti yang menguatkan bahwa virus zika berhubungan dengan microcephaly, tujuh negara telah melaporkan kasus microcephaly akan meningkat ketika wabah virus Zika melanda.
sumber:http://www.independent.co.uk/news/science/zika-virus-conspiracy-theories-about-gmo-mosquitoes-and-intentional-infection-spread-as-fears-of-a6861156.html
http://www.businessinsider.co.id/zika-virus-conspiracy-theory-2016-1/?r=US&IR=T#.VrxnnbjZHqA
http://www.activistpost.com/2016/01/zika-freakout-the-hoax-and-the-covert-op-continue.html
di kutip dari grup Indonesian Hoaxes Community
Virus Zika Ciptaan Bill Gates.
Menurut laporan Kremlin sebagaimana diberitakan situs Your News Wire, Kamis (04/02) kemarin, Virus Zika adalah senjata biologis yang menggunakan nyamuk GMO (genetically modified/rekayasa genetika) untuk menyebarkan ‘penyakit masa depan’, dan Bill Gates adalah sosok yang bertanggung-jawab dibalik rekayasa genetik nyamuk pembawa virus Zika tersebut.
sumber: https://web.archive.org/web/20160211094502/http://arrahmahnews.com/2016/02/06/terungkap-virus-zika-adalah-senjata-biologis-ciptaan-bill-gates/
Yayasan Rockefeller Pemilik Hak Paten Virus Zika.
Virus Zika ternyata merupakan milik Yayasan Rockefeller, yang juga memegang hak paten dan kepemilikan virus tersebut. Yang mengherankan, situs ATCC juga menjual virus Zika tersebut kepada siapa saja yang hendak membelinya, dengan harga sekitar €599.00 atau sekitar Rp. 9 juta rupiah saja.
sumber:resistensia.org/internasional/virus-zika-milik-siapa/
http://www.lgcstandards-atcc.org/products/all/VR-84.aspx?geo_country=es#history
Hoax Atau Fakta dan Jawabanya Hoax berikut penjelasan nya.
'Virus zika bukan rekayasa genetika yang diciptakan oleh Rothschild atau Rockefeller.'
Sebuah teori konspirasi menyebutkan keluarga Rothschild atau Rockefeller bertanggung jawab untuk penyebaran virus Zika. Teori ini dihembuskan oleh situs konspirasi, Collective Evolution. Situs web ini mengklaim bahwa Rockefeller Foundation "memiliki hak paten pada virus", dan sedang dijual diseluruh dunia.
ATCC tidak memiliki hak paten, mereka sebenarnya sumber daya medis yang sangat berguna, untuk menyimpan dan mendistribusikan mikroorganisme dan bahan lain untuk kepentingan sebuah perusahaan dan peneliti lain untuk memeriksa dan membangun pengetahuan yang ada.
'Zika juga bukan hasil ciptaan Oxitec, yang didanai oleh Bill dan Melinda Gates Foundation.'
Sebuah perusahaan Inggris bernama Oxitec sedang menguji nyamuk rekayasa genetika untuk menghentikan penyebaran virus Zika dan penyakit lainnya. Perusahaan ini didanai oleh Bill dan Melinda Gates. Foundation.
Informasi ini diketahui dari kertas yang menunjukkan bahwa Oxitec sedang menguji sebuah proposal untuk melepaskan nyamuk rekayasa genetik yang membunuh anak-anak mereka dan menggunakannya untuk mengurangi jumlah nyamuk yang berbahaya di alam liar.
Konspirasi mulai muncul disebuah posting Reddit yang menunjukkan wilayah nyamuk yang dirilis berkorelasi dengan wilayah penyebaran Virus Zika yang menunjuk ke sebuah kota yang disebut Juazeiro di Brasil. Tapi, posting Reddit yang menunjukkan Juazeiro adalah sebuah kesalahan hingga 300 KM jauhnya. Hingga saat ini wilayah Juazeiro tidak menjadi wilayah penyebaran Virus zika.
'Memang benar ada nyamuk hasil rekayasa genetik di Brazil.'
Para ahli telah mencoba untuk menciptakan nyamuk rekayasa genetik untuk memerangi Zika dan virus lainnya yang terkait. Uji coba Oxitec adalah nyata, dan hanya salah satu bagian dari berbagai proyek untuk mencoba dan melawan virus Zika.
Selain teori konspirasi diatas, beberapa isu tentang zika telah banyak beredar di media online.
'Virus zika tidak menyebar dengan mekanisme populasi yang terkontrol'
Sebuah gagasan bahwa Zika sedang digunakan untuk menjaga jumlah populasi manusia menjadi turun agar lebih tertata rapi, telah menyebar oleh teori konspirasi yang cukup populer. Tapi itu tidak masuk akal, bahkan oleh logika sekalipun.
Sekitar 80 persen dari orang-orang yang terjangkit virus zika tidak pernah mengalami gejala-gejala flu akut: demam, sakit kepala, dan sebagainya.
Yang perlu dikuatirkan adalah zika telah menyerang wanita hamil. Bayi yang akan mereka lahirkan bisa menyebabkan microcephaly, atau kepala kecil yang abnormal, yang dapat menyebabkan masalah besar di kemudian hari. Bahkan virus Zika tidak membunuh bayi dan orang tua, atau menurunkan tingkat kesuburan wanita secara langsung.
'Virus ini tidak diciptakan agar perusahaan farmasi bisa menjual vaksin atau obat penawarnya'
Cerita itu sudah klasik ketika ada sebuah virus yang merebak, maka perusahaan farmasi akan memanfaatkannya untuk mencari keuntungan. Cerita itu selalu ada ketika wabah menyerang sebuah wilayah, maka dengan cepatnya vaksin akan muncul dan digembar-gemborkan sebagai obat penawarnya, lalu pemerintah setempat akan membelinya.
Cerita itu memang benar, ketika wabah besar menyerang suatu wilayah, maka para ahli akan bertindak cepat untuk membuat vaksin penawarnya. Namun itu bukan semata hanya mencari keuntungan finansial, apalagi sengaja menyebarkan virus lalu menjual penawarnya.
'Virus zika belum terlalu terbukti menyebabkan Microcephaly'
Salah satu klaim yang cukup mempengaruhi informasi dari teori konspirasi adalah bahwa bayi yang lahir dengan microcephaly, atau kepala kecil yang abnormal, tidak berhubungan dengan Zika.
Memang benar, zika belum benar-benar terbukti penyebab microcephaly. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hubungan kausal antara infeksi Zika dengan selama kehamilan dan microcephaly diduga kuat mengandung korelasi, meskipun belum terbukti secara ilmiah.
Bukti yang menguatkan bahwa virus zika berhubungan dengan microcephaly, tujuh negara telah melaporkan kasus microcephaly akan meningkat ketika wabah virus Zika melanda.
sumber:http://www.independent.co.uk/news/science/zika-virus-conspiracy-theories-about-gmo-mosquitoes-and-intentional-infection-spread-as-fears-of-a6861156.html
http://www.businessinsider.co.id/zika-virus-conspiracy-theory-2016-1/?r=US&IR=T#.VrxnnbjZHqA
http://www.activistpost.com/2016/01/zika-freakout-the-hoax-and-the-covert-op-continue.html
di kutip dari grup Indonesian Hoaxes Community

0 komentar:
Posting Komentar